TRAVEL-M24
Momen ngabuburit bisa di isi dengan berbagai aktifitas dan berburu takjil adalah salah satunya. Di kota Medan ada berbagai ragam kuliner unik yang bisa di cicipi, mulai dari manis, gurih, hingga pedas, Berikut makanan yang di cari saat menjelang berbuka puasa.
1. Jongkong, Manis Lembut Penggugah Selera
Jongkong menjadi salah satu takjil favorit warga Medan. Makanan ini terbuat dari tepung beras yang dimasak bersama santan dan gula hingga mengental, lalu diberi aroma harum daun pandan.
Teksturnya lembut dan legit, dengan rasa manis yang pas untuk mengembalikan kadar gula darah setelah berpuasa. Biasanya jongkong disajikan dalam wadah kecil berlapis daun pisang, menambah sensasi tradisional yang khas.
2. Toge Panyabungan, Segar dan Mengenyangkan
Meskipun namanya โtogeโ, hidangan ini bukan berbahan dasar kecambah. Toge Panyabungan berasal dari tepung beras ketan yang dibentuk menyerupai cendol berwarna hijau. Disajikan bersama pulut, gula merah cair, candil, dan lupis, perpaduan rasanya manis dan menyegarkan. Menu ini cukup mengenyangkan, sehingga cocok menjadi takjil sebelum menikmati hidangan utama.
3. Roti Jala Kuah Kari, Kaya Rempah dan Menggoda
Roti jala berbentuk seperti anyaman jaring tipis yang lembut. Hidangan ini biasanya disajikan bersama kuah kari kental berbumbu rempah seperti serai, daun jeruk, dan jintan.
Isiannya bisa berupa ayam atau kambing, menjadikannya pilihan tepat sebagai menu utama berbuka. Kombinasi rasa gurih dan aroma rempah yang kuat membuat roti jala kuah kari selalu menjadi incaran di pasar Ramadan Medan.
4. Lemang Pulut, Aroma Bambu yang Khas
Lemang pulut terbuat dari beras ketan putih yang dimasak dengan santan dalam bambu berlapis daun pisang. Proses pembakarannya menggunakan bara api, menghasilkan aroma smokey yang menggoda.Teksturnya legit dan gurih, nikmat disantap bersama rendang, serundeng, atau gula merah cair. Saat Ramadan, lemang banyak dijajakan di pinggir jalan hingga sentra kuliner khas Medan.
5. Bubur Pedas, Gurih Hangat Penuh Rempah
Bubur pedas khas Medan berbeda dari bubur biasa. Racikannya terdiri dari beras yang dimasak bersama aneka sayuran dan rempah-rempah, menghasilkan cita rasa gurih dengan sensasi pedas yang menghangatkan.
Hidangan ini cocok untuk berbuka karena mampu mengembalikan energi sekaligus memberikan rasa nyaman di perut setelah seharian kosong.
Beragamnya kuliner di Kota Medan mencerminkan perpaduan budaya Melayu, Batak, hingga Minangkabau yang hidup berdampingan. Setiap Ramadan, makanan-makanan ini selalu hadir dan menjadi bagian dari tradisi berbuka puasa yang dirindu rindukan.


Komentar