LANGKAT — M24 Insiden keributan yang diduga kuat dipicu oleh kesalahpahaman terkait sistem pembayaran Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan S. Parman, Perdamaian Dusun 8, Panah Hilir, Gumit, Kabupaten Langkat.
Seorang pelanggan dilaporkan meluapkan emosinya secara berlebihan kepada kurir yang mengantarkan barang, setelah menganggap nominal harga paket yang diterima tidak sesuai dengan pesanan awal.
Duduk Perkara Kesalahpahaman Harga Paket
Padahal, persoalan yang dipermasalahkan oleh sang pelanggan diduga murni berasal dari ketetapan harga paket dari penjual, bukan kesalahan dari pihak kurir yang hanya mengemban tugas mengantarkan barang sampai ke alamat tujuan.
Menurut informasi yang beredar di lapangan, terdapat simpang siur mengenai nilai paket tersebut:
- Nilai paket awalnya disebut berada di angka lebih dari Rp100 ribu.
- Namun, sempat muncul klaim bahwa harga paket tersebut hanya Rp36 ribu, sehingga perbedaan angka ini memicu perdebatan sengit di lokasi kejadian.
Kerusakan Fasilitas Kerja Kurir
Akibat luapan emosi yang tidak terkontrol tersebut, situasi sempat memanas hingga terjadi tindakan f1s1k. Telepon genggam (HP) milik kurir yang digunakan untuk bekerja dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, dengan kondisi layar LCD retak akibat terkena p*k*lan dari pihak pelanggan.
Harapan Penyelesaian Damai
Meskipun telah merugikan fasilitas kerjanya, pihak kurir masih berharap adanya itikad baik serta permintaan maaf secara terbuka dari pihak pelanggan yang terlibat. Langkah ini diharapkan agar perselisihan di antara kedua belah pihak dapat segera diselesaikan secara kekeluargaan dan baik-baik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rilis atau keterangan resmi lebih lanjut dari otoritas berwenang mengenai penyelesaian akhir dari kasus yang sempat menyita perhatian warga sekitar ini.(tun)


Komentar