MEDANย โ M24 Dugaan aksi perampasan kendaraan bermotor terjadi di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, pada Selasa (1/9/2026) sore. Dua pria yang diduga oknumย debt collectorย (DC) diamankan pihak kepolisian Polsek Medan Baru setelah sempat menjadi sasaran amukan massa.
Peristiwa bermula saat seorang pengemudi ojek online (ojol) yang mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox dihentikan oleh sekelompok pria berjumah sekitar enam orang dengan mengendarai empat sepeda motor. Dalam aksi tersebut, para pelaku diduga mengambil paksa barang-barang milik korban, termasuk kunci kontak, STNK, hingga jaket ojol yang dikenakannya.
Korban yang merasa terancam kemudian digiring ke suatu lokasi. Menyadari ada hal yang tidak wajar, korban merespons dengan berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Teriakan korban memicu perhatian warga di lokasi kejadian. Massa yang berkumpul langsung mengepung para terduga pelaku. Dalam situasi tersebut, dua orang berhasil diamankan warga, sementara empat orang lainnya melarikan diri dengan membawa kabur sepeda motor milik korban.
Emosi massa yang tak terbendung membuat kedua terduga pelaku sempat dihakimi warga. Selain itu, dua unit sepeda motor Yamaha NMAX yang diduga milik para pelaku juga mengalami kerusakan akibat amukan massa. Saat pemeriksaan di lokasi, warga menemukan benda yang diduga satu pucuk senjata api pada kendaraan terduga pelaku.
Petugas dari Polsek Medan Baru yang tiba di lokasi langsung mengamankan situasi, membawa kedua terduga pelaku beserta barang bukti ke markas komando untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, serta melakukan pengejaran terhadap empat pelaku lain yang kabur.
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Fandi Setiawan, membenarkan penanganan kasus tersebut. Pihaknya kini tengah mendalami keberadaan benda yang diduga senjata api tersebut.
“Terduga DC dua orang sudah kami amankan. Terkait benda yang diduga senpi, saat ini masih dalam proses interogasi dan pendalaman oleh tim penyidik,” pungkasnya.(ahmad)


Komentar