MEDAN-M24 Seorang sopir truk ekspedisi asal Jakarta, bernama Moga Imanuel Sirait, beserta kernetnya bernama Dani, diduga menjadi korban perampokan di Medan Johor.
Mereka disekap di dalam boks belakang hingga nyaris tewas, dianiaya, dan truk yang dikemudikan disandera.
Akibat peristiwa ini, Moga, sebagai sopir sempat mengalami sejumlah luka akibat digebuki orang tak dikenal.
Moga Imanuel Sirait mengatakan, penyekapan dan penganiayaan pertama kali terjadi di halaman Masjid Nurul Ikhwan, Jalan Karya Kasih, Kecamatan Medan Johor. Lokasi kedua diduga terjadi tak jauh dari kawasan (Lanud) Soewondo Medan. Dan para pelaku pria berambut cepak.
Kuasa hukum korban, Leo Situmorang mengatakan pihaknya telah bertemu dengan terduga pelaku penyekapan, dan penganiayaan. Namun hingga kini, truk ekspedisi belum dibebaskan. Mereka juga telah melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan. Leo mengingatkan agar pelaku berhati-hati karena bisa dipenjarakan.
“Untuk yang melakukan saya ingatkan hati-hati. Kamu salah langkah. Bagus sekarang mediasi.
Ingat, laporan sudah terbit,โucap dia.
Iapun menegaskan agar para pelaku segera mengembalikan mobil yang telah mereka ambil, agar ini bisa segera di mediasi.
โSaya tidak pernah gagal dalam menangani kasus, jadi segera kembalikan,โpungkasnya.(net/tribunmedan)


Komentar