Belawan – M24 Nama bandar judi, Ci” terus disebut-sebut sebagai bandar judi terbesar di Belawan. Bahkan saking banyaknya, aktivitas mereka disebut-sebut sebagai tingginya aksi kriminalitas terkhusus begal di Belawan.
Aktivitas ilegal ini terpantau berlangsung terang-terangan di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan SPBU Simpang Martubung, dengan lokasi yang ditutup terpal coklat dan pintu berwarna kuning maron.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, praktik perjudian ini dikelola oleh seorang perempuan berinisial Ci”, yang dikenal dengan label GBM99. Ia diduga menjadi pihak kepercayaan yang mengendalikan sejumlah titik perjudian di kawasan Medan Utara, dengan jaringan yang disebut-sebut memiliki “bekingan kuat”.
Tak hanya itu, hasil investigasi juga mengungkap adanya dugaan praktik pembagian uang kepada oknum tertentu setiap awal bulan sebagai uang tutup mulut.
Sumber di lapangan menyebutkan, pembagian tersebut dikoordinir oleh seseorang bernama Ameiy, atas perintah dari pihak pengelola.
Selain di lokasi utama, praktik serupa juga ditemukan di beberapa titik lain, antara lain di Jalan Pasar 5 Marelan dan Simpang Tanjung Mulia, yang turut diduga menjadi bagian dari jaringan perjudian yang sama.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan kondisi tersebut.
“Kami warga sudah sangat terganggu. Tapi sampai sekarang masih beroperasi 24 jam, ramai terus tiap hari. Omsetnya bisa ratusan juta rupiah per hari. Gara gara inilah banyak begal di belawna,”ungkapnya.
Meski keresahan masyarakat terus meningkat, aparat penegak hukum setempat dinilai belum menunjukkan tindakan tegas.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Ependi dan Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo ogah memberi tanggapan terhadap aktivitas ilegal yang berlangsung di wilayah hukumnya.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan WhatsApp kepada pihak terkait juga tidak mendapat respons, meski pesan telah terbaca (centang dua).(ahmad)


Komentar